Inspirasi-Ku.com
Share experiences

Inspirasi-Ku.com
Share experiences

Inspirasi-Ku.com
Share experiences

Inspirasi-Ku.com
Share experiences

Inspirasi-Ku.com
Share experiences

Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Jumat, 05 April 2013

Pengertian DNS (Domain Name System)

Pengertian DNS (Domain Name System)  bisa disebut dengan Distribute Database System yang digunakan untuk pencarian nama komputer (name resolution) di jaringan yang mengunakan protokol TCP. Sedangkan DNS (Domain Name System) itu sendiri merupakan sebuah aplikasi services yang biasa digunakan di Internet seperti web browser atau e-mail yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address.
Seperti pada umumnya DNS juga mempunyai prinsip kerja. adapun prinsip kerja DNS sebagai berikut:

  • Resolvers mengirimkan queries ke name Server
  • Name server mencek ke local database, atau menghubungi name server lainnya, jika ditemukan akan diberitahukan ke resolvers jika tidak akan mengirimkan failure message
  •  Resolvers menghubungi host yang dituju dengan menggunakan IP address yang
    diberikan name server


    Demikian pengertian DNS (Domain Name System), mohon kritik dan saran (koment) guna untuk penulisan artikel supaya dapat lebih baik dan bermanfaat tentunya..

Selasa, 02 April 2013

Cara Mempercepat Kinerja Hard Disk


Hard disk yang penuh dengan banyak data di dalamnya akan membuat hard
disk tersebut menjadi lambat dalam membaca data yang tersimpan di komputer. Hal
ini karena file‐file yang terdapat di dalam hard disk tersebar di beberapa bagian dari
hard disk sehingga membutuhkan banyak waktu untuk mengakses setiap bagian dari
file data tersebut.
Berikut adalah Tips Dan Trik Mempercepat Kinerja Hard Disk yang mungkin dapat membantu dalam memebersihkan hard disk komputer dan dapat meningkatkan kinerja dan kecepatan dalam membaca
data dari hard disk tersebut:

  1. Format Hardisk
Memformat hard disk adalah solusi sementara. Cara ini mengharuskan kita
melakukan berbagai hal lain seperti membackup data, menginstal ulang
semua program, mensetting windows, dan mengembalikan data. Bahkan
setelah ini, jika kamu tidak menyempatkan waktu untuk maintenance hard
disk, masalah akan kembali lagi beberapa bulan setelah format hard disk.

    2.  Hindari Program‐program yang Tidak Berguna

Seringkali kita hanya menginstall program untuk memenuhi isi komputer kita.
Padahal semakin banyak program yang ada di komputer kita hardisk akan
lebih penuh. Dan semakin banyak isi hardisk yang terpakai maka komputer
kita akan berjalan lebih lambat pula. Oleh karena itu sebaiknya kita menguninstall
program‐program yang tidak berguna
Caranya : Control Panel ‐> Add or Remove Programs.
Terlihat program‐program yang sering kita pakai dan mana yang tidak.
Sebaiknya untuk program yang jarang kita pakai maka di hapus saja dari
komputer PC kita (uninstall). Hindari menghapus program dengan mendelete
program. Karena akan terjadi banyak fragmen dan masalah lainnya.

  3.  Menghapus File Duplikat dari Hard Disk

Dengan banyaknya file yang terdapat di dalam komputer, maka kemungkinan
terdapat banyak data yang sama akan semakin besar. Biasanya hal ini
terdapat pada file mp3 yang sering kita copy paste dengan sembarang, tanpa
melihat apakah lagu tersebut sudah ada atau belum di komputer kita.

 4.  Menghapus Temporary Files / File Sementara

Windows membuat banyak Temporary Files selama kita menggunakan
komputer. Kita mungkin sering menghapusnya, namun beberapa diantaranya
akan secara terus menerus dibuat pada saat kita menjalankan komputer,
sperti browsing di internet, menginstall software dan lainnya. Beberapa
contoh file temporary tersebut diantaranya: File fragments, Browser Cache,
Memory Dumps, Log Files, Cookies, Recycle Bin.

5. Defragment Hard Disk

Salah satu penyebab yang membuat hard disk lambat adalah tingginya
pemisahan data file dan banyaknya pengelompokan. Sangat disarankan untuk dilakukan defrag hard disk agar segmen‐segmen
data yang terpisah bisa dipindahkan posisinya supaya berdekatan, jika tidak
memungkinkan untuk digabungkan.

6.  Mencari dan Perbaiki Hard Disk yang Error

Defragment saja mungkin tidak cukup jika kita memiliki hard disk yang sudah
mulai usang. Untuk mencari tahu bagian hard disk yang error dapat dilakukan
dengan fitur bawaan windows sebagai berikut:
o Buka windows explorer
o Klik kanan di partisi hardisk yang ingin kita ketahui error‐nya
o Pilih pada menu properties lalu tools
o Kemudian klik pada tombol Check now
Atau anda dapat menggunakan software Windows Surface Scanner untuk
mencari dan Scan Badsector Di Hard disk.

7. Hapus Data yang Tidak Penting

Mungkin secara tidak sadar kita telah banyak menumpuk file seperti, gambar
atau foto, lagu, video, dan lain lain. Susah memang untuk menghapus sebuah
file dari komputer, karena terkadang file sekecil apapun bisa jadi sangat
berguna ketika kita membutuhkannya, namun jika tidak disingkirkan sebagian
akan membuat kapasitas hard disk kita menjadi kecil.

8. Mengatur System Restore

Pada hard disk ( khususnya pada drive C: ) jika sisa ruang kosong yang
tersedia sedikit tentu akan membuat kinerja windows lambat. Biasanya yang
menyebabkan kapasitas hard disk berkurang adalah adanya point system
restore. Setiap ada perubahan pada windows, biasanya akan membuat point
system restore. Semakin banyak point restore yang dibuat maka kapasitas
hard disk akan berkurang. Karena system restore ini juga berguna suatu saat
windows terjadi error, maka tetap kita pergunakan. Nah biar tidak selalu
menghapus point restore yang sudah terlalu lama, maka sebaiknya kita atur
kapasitas hard disk yang akan digunakan sebagai restore point.
Caranya adalah sebagai berikut :
Klik kanan [Computer] > pilih [Properties] > klik [System Protection] > klik
pada tombol [Configure] > Kemudian atur kapasitas yang hendak digunakan.
Jangan terlalu besar, menurut saya 5‐10 % dari sisa kapasitas hard disk yang
tersisa sudah cukup. klik OK

Demikian beberapa Tips Dan Trik Mempercepat Kinerja Hard Disk. Kritik dan saran (koment) sangat saya perlukan guna perbaikan untuk penulisan artikel selanjutnya... Terimakasih dan semoga dapat bermanfaat...

Sabtu, 30 Maret 2013

Cara Optimalisasi Kinerja Windows 7

Ketika sistem operasi Windows Vista akan diluncurkan, jarak antara rilis versi sebelumnya (yaitu Windows XP) adalah lebih dari 5 tahun. Sementara itu hanya perlu 3 tahun saja sejak Vista dirilis, hingga pengumuman munculnya Windows 7 versi RTM (release to manufacturer) atau final. Ada berbagai spekulasi di seputar rilisnya Windows 7, apalagi kemunculan resminya tidak jauh dari dirilisnya Windows Vista Service Pack 2.

itu hanyalah sedikit gambaran tentang windows 7.. Ok sobat langsung saja alias to the point. Untuk posting kali ini saya akan membahas tentang Optimalisasi Kinerja Windows 7, karena pasti sobat-sobat tentunya tidak mau dong kinerja wondowsnya lelet. Sebenarnya ada banyak cara untuk Meningkatkan atau mengoptimalisasi kinerja windows 7 ini namun kali ini saya akan membahas tentang Optimasi secara mnual atau tanpa software,,,

Berikut langkah-langkahnya cara Optimalisasi Kinerja Windows 7:

  •  Optimalisasi Tanpa Software, Yang dimaksud dengan optimalisasi tanpa software adalah langkah-langkah yang bisa kita lakukan pada Windows 7 dalam keadaan default, tanpa penambahan software apapun di luar paket instalasi Windows 7 untuk mengoptimalkan kinerjanya.. berikut langkah-langkah optimasinya:


a. Mempercepat Start-up / Booting time
 Mengaktifkan semua core processor Caranya adalah klik Start, ketikan MSCONFIG, enter, masuk ke tab ‘boot’, pilih ‘advanced options’, beri tanda check pada ‘number of processors’, lalu pada menu drop down pilih jumlah maksimum yang ada.
Bila processor kita memiliki 2 buah core, maka di situ akan muncul 2, bila 4 maka akan muncul 4.
Mematikan Services yang tidak perlu, Caranya adalah klik Start, ketikan MSCONFIG, enter, masuk ke tab ‘services’, lalu hilangkan tanda check pada services yang kita ingin matikan. Sebagai panduan, ada baiknya kita beri tanda check dulu pada Hide All Microsoft Services. Ini artinya, kita akan hanya melihat services yang dijalankan oleh softwares yang kita instal setelah menginstal Windows 7.
Mengeset Services Menjadi Manual, Caranya adalah dengan klik Start, klik kanan pada My Computer, dan pilih ‘Manage’. Klik pada ‘Services and Application’, lalu pilih ‘Services’. Untuk setiap entry yang ada, kita dapat meng-klik kanan pada entry tersebut dan pilih properties, lalu pilih ‘manual’.

Tidak menggunakan wallpaper dari file yang ukurannya besar
Ketika Windows 7 melakukan start-up, ia akan memuat semua komponen yang akan ditampilkan pada desktop. Tentu saja waktu load-nya akan menjadi lebih lama bila kita memasang wallpaper dari sebuah file yang ukurannya besar.

Men-disable efek visual
Cukup banyak efek visual pada Windows 7 yang memang memperindah tampilan, tapi sebenarnya tidak begitu esensial untuk kelancaran kerja produktif. Cara mematikan efek visual ini adalah dengan klik Start, klik kanan pada ‘My Computer’, lalu pilih ‘Properties’. Pilih ‘Advanced System Setting’ dan pada tab ‘Advance’, pilih ‘Setting’ pada bagian ‘Performance’. Pada bagian ‘Performance Options’ ini kita bisa langsung memberikan tanda check pada pilihan ‘Adjust for Best Performance’, atau anda juga bisa memberi tanda check pada pilihan costum lalu anda bisa memilih efek yang ingin anda matikan.
b. Registry Tweaks

Pengeditan setting pada registry Windows 7 juga dapat membantu meningkatkan kinerja Windows 7. Di antaranya :
 Mempercepat Tampilan Menu, Cara melakukannya adalah klik start, ketik regedit, dan enter. Lalu pilih opsi HKEY_CURRENT USER > Control Panel > Desktop. Pada jendela sebelah kanan klik dua kali value key dengan nama MenuShowDelay. Di sini yang kita lakukan adalah mengubah nilai default 400 menjadi lebih kecil. Kita bahkan dapat memberikan nilai 0.

Beberapa sumber di Internet juga menyebutkan bahwa penambahan setting ini akan meningkatkan waktu desktop loading. Tempatnya masih sama pada lokasi di registry seperti sebelum ini. Yang harus dilakukan adalah menambah beberapa value key seperti berikut ini :
o AutoEndTasks: 1
o HungAppTimeout: 1000
o WaitToKillAppTimeout : 2000
o LowLevelHooksTimeout: 1000
Untuk menambahkan value key, yang dilakukan adalah dengan klik kanan pada jendela sebelah kanan, lalu pilih key, pilih string value, tuliskan nama value key-nya, lalu klik kanan pada value key tersebut dan pilih modify. Masukkan nilainya seperti yang tertulis di atas. Sesudah selesai melakukan ini, komputer harus di-restart.

Itulah Cara Optimasi kinerja Windows 7 dari saya,, kritik dan saran (coment) sangat saya perlukan guna penulisan artikel bisa lebih baik lagii...

Salam Blogger....




Minggu, 03 Maret 2013

Tips dan Trik Menghemat Batu Beterai Laptop

Dari waktu kewaktu Notebook/Laptop semakin dilengkapi dengan berbagai komponen yang
lebih ringan, lebih baik, lebih cepat, dan lebih keren tentunya. Tetapi tetap saja yang menjadi kelemahannya adalah dari sisi baterai. Padahal di iklan-iklan tercantum lama kekuatan baterai bisa sampe 5 jam penggunaan, tapi nyatanya 3 jam atau bahkan 2 jam penggunaan sudah melakukan pengisian ulang. Hal tersebut dipengaruhi oleh banyak faktor, cara kita menggunakan Laptop pun
sangat berpengaruh terhadap kekuatan atau daya baterai. Semakin lama usia laptop maka
keekfetivan baterainya akan terus menurun. Di tambah dengan proses charging yang berulang
ulang, akan menjadikan ketahanan baterai menjadi berkurang.Selain itu faktor suhu juga
sangat berpengaruh terhadap ketahanan baterai laptop, baterai yang diletakkan pada suhu
yang panas akan menurunkan daya kerjanya.
Pada kesempatan kali ini akan dibahas menganai tips dan trik menghemat batu baterai
laptop, bagaimana agar baterai laptop tersebut dapat digunakan secara hemat.
Langsung saja sobat, Inilah beberapa Tips dan Trick agar Baterai Laptop dapat bertahan lama saat
digunakan:

  1. Pilih Skema Daya


Buka control Panel, pilih power Option atau pada klick icon baterai yang
terletak pada toolbar












  • Pilih more power option, akan muncul










  • Pilih power saver lalu atur power saver dengan mengklick Change plan setting















Di bagian on Battery, tentukan waktunya sesuai dengan kebutuhan jika sudah
klick save change.
Jika kita mengaktifkan power saver akan berakibat performa dan brightness
notebook akan menurun, tetapi kita dapat meningkatkan performanya kembali
dengan memilih Opti High Performance
2. Mengurangi Efek Visual
Berikut adalah cara mengurangi efect visual:
  • Buka control panel, pilih system

  • Pada kolom sebelah kiri klick Advance system setting



  •  Pilih tab advance, dan klick setting



  •  akan muncul halaman sebagai berikut :

















Beri tanda centang pada dua opti terakhir
- Use drop shadow for icon desktop
- Use visual style windows and button
3. Memanfaatkan Windows Mobillty Center
Windows Mobility center sangat membantu disaat
akan mengganti setingan notebook secara cepat. Di dalam Windows Mobility Center
terdapat settingan untuk volume, brightness, jaringan dan baterai. Berikut adalah cara
untuk membuka windows mobility center:
• Pada kotak search ketikkan MBLCTR lalu tekan Enter

















Klick aplikasi yang muncul
• Jendela Windos mobility center akan muncul dan Anda dapat mengatur
sesuai kebutuhan.







4. Matikan desktop Gadget
Windows gadget ini memberikan beberap keuntungan bagi user, akan tetapi jika kita
menggunakan windows gadget maka daya yang dibutuhkan notebook kita lebih besar
sehingga akan mempercepat habisnya sumber daya ( baterai ). Jadi untuk lebih
menghemat pemakaian baterai, matikan windows gadget.
5. Matikan Startup yang tidak perlu
Sebenarnya banyak sekali aplikasi yang fungsinya tidak jelas atau tidak
dibutuhkan oleh pengguna yang dibiarkan begitu saja tanpa dikutak atik sehingga
dijalankan pada saat startup. Semakin banyak aplikasi yang dijalankan saat startup,
maka hardisk dan perangkat lain akan bekerja ekstra, dan menghabiskan daya dari
baterai.
Berikut adalah
cara untuk mematikan startup yang tidak diperlukan.
  • Buka kotak Run ketikkan msconfig lalu klick OK
  • Pilih tab startup dan hapus centang aplikasi yang tidak diperlukan
6. Matikan Service yang tidak perlu
Sama seperti startup, service windows yang tidak digunakan juga harus
dimatikan. Konsep dasar sama seperti startup. Berikut adalah cara untuk mematikan
service Windows yang tidak digunakan.
  • Buka control Panel, pilih administrative tools
  • Klick dua kali pada service

  • Akan Muncul Jendelan Seperti berikut

Matikan service yang tidak perlu, mengetahui service mana yang saja
yang aman untuk di disable kita dapat melihat panduannya di
www.blackviper.com/windows_7/servicecfg.htm.


7. Memanfaatkan virtual Drive
Proses pemutaran cd / dvd di drive, menyedot daya yang lumayan besar. Oleh
karena itu bila ada CD / DVD yang sering Anda digunakan, buat CD / DVD tersebut
menjadi virtual sehingga tidak tidak ada lagi CD/ DVD yang harus diputar.

Demikianlah sedikit Tips dan Trik Menghemat Batu Baterai Laptop dari saya, kritik dan saran (coment) sangat saya butuhkan untuk memperbaiki penulisan artikel berikutnyaa...
Semoga dapat bermanfaat...

Jumat, 04 Januari 2013

Teknik Troubleshooting

Trik Dan Teknik Troubleshooting, sebelum kita melakukan Teknik Troubleshooting ada baiknya kita mengetahhui apa itu yang dimaksud dengan troubleshooting. Apa itu troubleshooting???
Troubleshooting
, adalah sebuah istilah dalam bahasa Inggris, yang merujuk kepada sebuah bentuk penyelesaian sebuah masalah. Troubleshooting merupakan pencarian sumber masalah secara sistematis sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan.
Teknik dalam Troubleshooting
Terdapat dua macam teknik dalam mendeteksi permasalahan dalam komputer, yaitu teknik Forward dan teknik Backward. Untuk lebih mengenal kedua teknik tersebut, ada baiknya kita bahas terlebih dahulu definisi dari masing-masing teknik tersebut.
1.      Teknik Forward. Sesuai dengan namanya, maka dalam Teknik Troubleshooting yang ini segala macam permasalahan dideteksi semenjak awal komputer dirakit dan biasanya Teknik Troubleshooting ini hanya digunakan oleh orang-orang dealer komputer yang sering melakukan perakitan komputer. Pada Teknik Troubleshooting ini hanya dilakukan pendeteksian masalah secara sederhana dan dilakukan sebelum komputer dinyalakan (dialiri listrik). Untuk mempermudah silakan simak contoh berikut :
 Setelah komputer selesai dirakit, maka dilakukan pemeriksaan pada semua Hardware yang telah terpasang, misalnya memeriksa hubungan dari kabel Power Supply ke soket power pada Motherboard. Untuk casing ATX, kita periksa apakah kabel Power Switch sudah terpasang dengan benar, dsb.
2.      Teknik Backward Hampir sama dengan teknik sebelumnya, teknik Backward adalah Teknik Troubleshooting untuk mendeteksi kesalahan pada komputer setelah komputer dinyalakan (dialiri listrik). Teknik lebih banyak digunakan karena pada umumnya permasalahan dalam komputer baru akan timbul setelah “jam terbang” komputernya sudah banyak dan ini sudah merupakan hal yang wajar. contohnya sebagai berikut :
 Floppy Disk yang tidak dapat membaca disket dengan bai, Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan, dsb.


Troubleshooting hardware :
·                     Komputer mati
a.       Pastikan bahwa semua kabel power sudah terhubung dan kabel yang lainnya yang ada pada motherboard, kemudian pastikan aliran listrik sampai ke CPU dengan menggunakan tespen, chek apakah CPU ada setrumnya, Chek juga monitornya rusak atau tidak.
b.      Lepas memory lalu bersihkan pake kuas dan  gosok-gosok bagian tembaganya pake penghapus pensil. Tidak lupa bersihin lubangnya juga jangan hanya memory-nya saja.
c.       Cek power supply, Jika kipas power supply mati, maka kemungkinan power supply mengalami kerusakan (mati). Namun jika kipasnya menyala maka ada kemungkinan yang rusak adalah pada bagian motherboard.
d.      Jika semua langkah belum bias maka jalan terakhir yaitu ganti motherboard.
·                     Power Supply bermasalah
Gejala :
Setelah dihidupkan PC tidak bereaksi apa-apa, tidak ada tampilan di monitor, tidak ada lampu indikator (led) yang menyala, kipas power supply tidak berputar, lampu indikator pada monitor tidak menyala.
Solusi :
Periksalah apakah kabel terhubung dengan benar dan steker terpasang dengan baik pada soketnya, periksa juga apakah ada tombol on/off dibelakang tepatnya dibelakang Power Supply sudah dalam posisi On, Jika sudah yakin terpasang dengan benar tapi tetap tidak ada respon, untuk meyakinkan silahkan  ganti kabel power dengan yang anda yakini bagus. Masalah ini terjadi karena tidak adanya tegangan listrik yang masuk, kerusakan ada pada kabel power.